Golkar Kota Bekasi Tunggu Keputusan DPP Untuk Penjajakan Koalisi Dengan PDI-P

  • Redaksi
  • 09 Agustus 2017
  • 339
  • Bagikan:
Golkar Kota Bekasi Tunggu Keputusan DPP Untuk Penjajakan Koalisi Dengan PDI-P PDI-P dan Golkar Jabar Resmi Jajaki Koalisi Pilgub Jabar 2018

Kabartiga.com, Bekasi – Meski bendera koalisi antara PDIP dan Golkar Jabar telah terbentang, DPD Golkar Kota Bekasi masih menunggu keputusan DPP Golkar, untuk melakukan koalisi dalam menghadapi Pilkada 2018 mendatang.



Hal ini disampaikan langsung oleh Sekertaris DPD Golkar Kota Bekasi, Heri Budi Susetyo, bahwa saat ini Golkar Kota Bekasi masih menunggu perintah langsung dari DPP Golkar, apakah akan melakukan koalisi dengan PDIP seperti di Jawa Barat.



“Kita lihat arahan dari DPP, saat ini kita belum bisa jawab,” kata Heri dalam pesan singkat kepada kabartiga.com, Rabu (9/8/2017).



Heri berujar, DPP Golkar akan memberikan mekanisme dalam penjajakan koalisi, yang akan dilakukan DPD Golkar Kota Bekasi nanti.



“Nanti DPP akan kasih petunjuknya,” katanya.



Menurutnya, siapapun koalisi yang akan dirangkul Golkar, tujuannya adalah untuk pembangunan Kota Bekasi. “Yang pasti niatnya untuk membangun dan membawa manfaat untuk Kota Bekasi,” tandasnya.



Sebelumnya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) resmi melakukan penjajakan koalisi dengan Golkar, untuk Pilgub Jabar.



Koalisi pun juga akan dilakukan di 16 kabupaten kota se-Jawa Barat, untuk Pilkada pada 2018 mendatang. Ketua DPD Golkar Jawa Barat,



Dedi Mulyadi, mengatakan koalisi kedua partai akan di mulai dari 16 kabupaten kota di Jawa Barat. Penjajakan koalisi pun rencananya akan dilakukan secara permanen oleh Golkar dan PDIP.



“Kita mau bahas dulu koalisi Pilkada dari Bupati dan Wali Kota seluruh Jawa Barat. Kita akan jajaki koalisi permanen, tapi dari bawah dulu,” ujar Dedi, usai pertemuan dengan PDIP di kantor DPD PDIP Jawa Barat, di Kota Bandung, Rabu (9/8/2017).



Adapun nama yang diusung oleh PDIP Jabar, untuk mendampingi Bupati Purwakarta itu ialah; Ketua DPD PDIP Jabar, Tubagus Hasanuddin, Puti Soekarnoputri dan Bupati Majalengka, Sutrisno.



Golkar Jabar juga akan menutup pintu bagi Wali Kota Bandung, yakni Ridwan Kamil karena sudah terlebih dahulu mendeklarasikan sebagai Calon Gubernur Jawa Barat 2018-2023.



Editor : Muhammad Alfi



Disarankan untuk anda