Komunitas Pemuda Nusantara Punya Pemimpin Baru, Kini Makin Siap Mewarnai Bangsa

  • Faisal
  • 28 Agustus 2017
  • 267
  • Bagikan:
Komunitas Pemuda Nusantara Punya Pemimpin Baru, Kini Makin Siap Mewarnai Bangsa Komunitas Pemuda Nusantara (PENA)

Kabartiga.com, Jakarta – Komunitas Pemuda Nusantara (PENA) kini telah menemukan Pilot baru. Yah, setelah masa bakti kepemimpinan Miftah Ar-Razzaq berakhir (2015-2017), praktis Komunitas PENA membutuhkan penggantinya. Sosok Ahmad Muhajir Al-Hinduan tampil sebagai pemenang dalam kontestasi pemilihan Ketua Umum PENA yang dihelat Minggu (27/8/2017), di Jakarta. 



Muhajir sendiri berhasil merebut kepercayaan para Duta (sapaan akrab anggota PENA) dengan mengalahkan tiga Duta terbaik PENA lainnya; Raden, Rivaldi, dan Habibi. Sempat bersaing ketat di perolehan suara dengan Raden, keduanya harus saling mengalahkan di putaran kedua, yang pada akhirnya Muhajirlah yang terpilih.



Melalui pernyataan tertulis, Muhajir mengungkapkan rasa syukur dan terimakasihnya kepada Duta yang telah mempercayainya. Muhajir juga mengaku siap membawa Komunitas PENA menjadi lebih baik, serta melanjutkan cita-cita Komunitas PENA untuk mewarnai bangsa Indonesia lewat peran serta semangat  pemuda yang kreatif, inovatif dan solutif.



“Saya ucapkan terimakasih kepada semua Duta yang percaya pada saya. Saya siap mengemban amanat ini. Saya pun berkomitmen akan memberikan seluruh kemampuan saya untuk merangkul anggota PENA, agar bersama-sama mencerahkan kehidupan intelektual, sosial dan budaya kita di Indonesia,” terang Muhajir kepada Kabartiga.com, Senin (28/8/2017).



Komunitas PENA sendiri telah berdiri sejak tahun 2015. Dalam rentang waktu dua tahun, Komunitas ini telah menggelar beragam kegiatan yang positif, baik yang bersifat intelektual, sosial dan budaya. Diantaranya; Gerakan Anti Amnesia Buku, salah satu program unggulan PENA, sebuah program kepedulian sosial yang berfokus pada  isu literasi dan pengembangan minat baca di Indonesia.



Program unggulan lainnya adalah Jurnal PENA. Sebuah program Intelektual yang telah berhasil menghimpun karya ilmiah anak-anak muda, hasil penelitian mereka terhadap topik-topik tertentu, baik keagaaman, sosial maupun pendidikan. Miftah, selaku Ketua PENA selama dua tahun itu juga mengatakan, bangga atas pencapaian PENA selama ini.



Dia pun berharap agar generasi penerus tidak melemah, melainkan senantiasa mamacu semangat mereka. Sebab kata Miftah, Indonesia sangat membutuhkan semangat dan Peran Pemuda.



“Indonesia membutuhkan kita, anak-anak muda yang memiliki komitmen dan idealisme. Jadi jangan melemah, bersama-sama kita lanjutkan apa yang telah kita cita-citakan. Sebagaimana Visi Komunitas PENA, Menjadi Duta Insan Kamil yang berakhlak mulia, berintelektual tinggi dan berjiwa aktifis, serta Merangkul perbedaan dalam solidaritas dan persatuan, mari kita realisasikan hal ini,” jelas Miftah.



Disarankan untuk anda