Usulkan Anggaran, Pemkot Bekasi Segera Bangun Sumur Artesis
Pemkot Bekasi dan Pemprov DKI rapat bersama membahas bantuan anggaran untuk TPST Bantargebang
Kabartiga.com, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mempercayakan Pemerintah Kota Bekasi untuk membangun empat sumur artesis di tiga Kelurahan sekitar Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, dengan anggaran Rp 24 Miliyar.
Rencana pembangunan sumur artesis ini akan dikerjakan oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi, yang ditargetkan akan rampung pada akhir tahun 2017.
“Memang aturannya ada pada Disperkimtan Kota Bekasi tentang pembangunan sumber air, namun untuk simplikasi rancangan kami serahkan ke PDAM Tirta Patriot,” katanya usai melakukan pertemuan dengan Plt Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, di Balai Kota Pemprov DKI Jakarta, Selasa (5/9/2017).
Menurutnya, pasca selesainya pembangunan sumur artesi ini, pengelolaannya pun akan dilakukan oleh PDAM Tirta Patriot Kota Bekasi, sebagai penyuplai air bersih untuk warga di TPST Bantargebang.
“Karena PDAM Tirta Patriot milik Pemkot Bekasi, maka pengurusan sumur artesisnya akan dilakukan oleh PDAM Tirta Patriot,” jelas Rahmat.
Empat sumur ini nantinya akan memiliki 2.000 sambungan yang terintegrasi di tiga kelurahan, yakni Kelurahan Sumur Batu, Ciketing Udik dan Cikiwul.
Selain sumur artesis, Pemkot Bekasi, sambung Rahmat, juga mengajukan beberapa bantuan untuk pembebasan lahan untuk jalan Pasar Rebo-Komsen, yang nantinya akan digunakan untuk rute truck sampah milik Pemprov DKI Jakarta.
“Sebelumnya kami sudah mengajukan kepada Pemprov DKI, selain sumur artesis, juga ada pembebasan lahan, yang nantinya akan dilewati truck sampah DKI Jakarta, serta rehabilitasi jalan alternatif pada Pangkalan 2 dan Pangkalan 5 Bantargebang, juga jalan Cikunir yang menuju TPST Bantar Gebang,” ujarnya.
Tahun 2016 Pemkot Bekasi sudah mengajukan kepada Pemprov DKI sebesar bantuan anggaran Rp 184 Miliar, namun hanya direalisasikan lebih kurang Rp 68 Miliyar 19 Juta.
Menurut Kepala Biro Tata Pemerintahan Pemprov DKI, bantuan yang diajukan tersebut sebagai bantuan kemitraan. Sementara untuk tahun 2017, Pemkot Bekasi kembali mengusulkan bantuan dengan total Rp 318 Miliyar dan Rp 70 Miliyar untuk bantuan comunity development (bantuan langsung tunai).
“Anggaran yang kami berikan ini memang untuk bantuan beberapa program Pemprov DKI di TPST Bantargebang,” kata Premi Lasari.
Editor : Muhammad Alfi