Pemkot Bekasi Anggarkan 200 Miliyar Untuk KS NIK di 2018

  • Redaksi
  • 18 Oktober 2017
  • 401
  • Bagikan:
Pemkot Bekasi Anggarkan 200 Miliyar Untuk KS NIK di 2018 Wali Kota Bekasi dan BM Peterpen Korwil IV bagikan KS NIK, di Kelurahan Bojong Menteng beberapa waktu lalu

Kabartiga.com, Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi berencana akan menganggarkan sebesar Rp 200 Miliyar, untuk program Kartu Sehat berbasis NIK di tahun 2018.



Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, dr. Kusnanto Saidi, bahwa pihaknya telah mengusulkan penambahan anggaran tersebut di tahun 2018.



“Iya kami sudah usulkan untuk Kartu Sehat berbasis NIK, akan ditambah lagi anggarannya pada tahun 2018 sebesar RP 200 Miliyar karena mengingat semakin bertambahnya kepesertaan kartu sehat NIK ini,” jelasnya kepada kabartiga.com, Rabu (18/10/2017).



Menurutnya, penambahan anggaran ini dilakukan sebagaimana amanah RPJMD Kota Bekasi tahun 2013-2018. Dengan anggaran tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menargetkan kepesertaan kartu sehat NIK ini mencapai 600 ribu kartu.



“Amanah RPJMD Wali Kota yang lama kan sampai 2018, artinya Wali Kota yang sekarangkan tetap menganggarkan untuk di tahun 2018. Berapa jumlahnya, kita hanya mengusulkan saja, sesuai dengan penambahan kepesertaannya. Kalau tahun 2017 ini kan kita 100 Miliyar untuk 300 ribu kartu, kemungkinan tahun depan (2018) itu bisa mencapai 600 ribu jiwa,” ungkap Kusnanto.



Kusnanto menjelaskan, pelayanan kartu sehat NIK tidak berbeda dengan BPJS Kesehatan kepesertaan kelas tiga. Masyarakat yang sudah menggunakan KS NIK tidak dapat menggunakan BPJS Kesehatan, sebagai jaminan pelayanan.



“Tinggal pilih saja, mau pakai BPJS Kesehatan atau KS NIK, misalnya sudah pakai BPJS Kesehatan, terus kekurangannya mau pakai KS NIK, ya tidak bisa. Jadi haru pilih salah satu,” tutupnya.



Disarankan untuk anda