Ini Cerita Naufal Halim Setelah Menjadi Wali Kota Bekasi Sehari
Naufal Halim, siswa asal SMAN 2 Kota Bekasi yang terpilih menjadi Wali Kota Bekasi Sehari
Kabartiga.com, Bekasi – Pengalaman menjadi Wali Kota Bekasi Sehari tentu merupakan momen langka sekaligus terindah bagi 5 anak berprestasi asal Kota Bekasi, Nurlailatul Qiram, Naufal Halim, Raditya Chavvah, Bintang Yolanda Septiani, dan Ikeishia Irenea Erlan.
Bangga dan senang, demikian ujar Naufal Halim. Menurutnya pengalaman tersebut telah mengajarkan banyak hal, terkait dedikasi Wali Kota, Rahmat Effendi, dan bagaimana cara beliau mengelola Kota Bekasi yang sedemikian kompleks ini.
“Saya bangga dan senang, lewat kegiatan ini, kita bisa tahu apa yang pak Wali Kota lakukan untuk kota ini dan bagaimana beliau mengelola kota ini. Beliau juga memberikan banyak ilmu kepada kami,” terang Naufal kepada Kabartiga.com, Senin (6/11/2017), di Kantor Pemerintah Kota Bekasi.
Selama mengikuti sejumlah kegiatan Wali Kota Bekasi, siswa asal SMAN 2 Kota Bekasi ini menilai sosok Rahmat Effendi adalah figur yang bijaksana, dekat dengan rakyat, dan memiliki integritas tinggi.
“Beliau bijaksana, terlihat lebih dekat dengan rakyat, di tengah kesibukannya mengurus Kota, beliau masih bisa menyempatkan diri mengunjungi masyarakat secara langsung. Semoga beliau tetap menjadi pribadinya yang sederhana, terus menjadi pemimpin yang diimpikan warga Kota Bekasi, dan senantiasa menjaga integritasnya terhadap masyarakat,” jelasnya.
Tidak lupa, mewakili anak-anak, Naufal menyampaikan aspirasinya untuk Kota Bekasi. Dia menilai minat baca anak di Kota Bekasi terbilang cukup rendah, oleh karenanya, dia mengusulkan agar di Kota Bekasi dapat tersedia lebih banyak ruang-ruang baca, khususnya untuk anak.
“Kalau menurut saya, saat ini kota bekasi masih rendah terhadap minat baca anak. Jadi bagi saya perlu ada program yang bersifat out of the box seperti perpustakaan trotoar. Di daerah Kalimantan sudah ada, hanya kurang terekspose,” pungkasnya.
Program menjadi Wali Kota bekasi Sehari adalah program yang diinisiasi Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Bekasai, yang dipimpin oleh Ade Puspitasari.