Beny Surya Kembali Nahkodai KNPI Kota Bekasi
Para Ketua Kokab se-Jawa Barat Foto Bersama Pengurus DPD KNPI Jabar
Kabartiga.com, Bandung - Rapat Kordinasi Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Barat (Jabar) bersama para Ketua-Ketua DPD KNPI Kota/Kabupaten se-Jabar menghasilkan beberapa rumusan program dan kegiatan, diantaranya, KNPI Go to School, KNPI Go to Pesantren, serta menyamakan persepsi pemuda Asia Tenggara melalui kongres yang akan digagas pemuda Jabar dan program unggulan lainnya.
Ketua DPD KNPI Kota Bekasi, Beny Surya mengatakan, selain program di atas. KNPI Jabar di bawah komando Rio F Wilantara ini juga akan mengukuhkan sejumlah badan otonom seperti, LBH Pemuda, Koperasi Pemuda, Pemuda Tanggap Bencana, dan Kaukus Perempuan Jabar.
"Ketua Rio juga akan menggalakan program kewirausahaan pemuda Jabar dalam rangka memberdayakan pemuda akan setiap peluang usaha potensial di Jabar. Dalam presentasinya dihadapan para ketua kokab se-Jabar dia juga menunjukan sebuah produk kopi husada yang diproduksi pengurus KNPI Jabar, " kata pemuda yang akrab disapa ketua cole ini.
Menurutnya, progres KNPI Jabar di bawah pimpinan kader Pemuda Pancasila ini akan jauh lebih baik dari periode sebelumnya. Itu dibuktikan dengan telah terselenggaranya sejumlah kegiatan internal maupun eksternal di tengah kepengurusan yang belum dilantik.
"Rakor atau bimbingan teknis dengan OKP se-Jabar sudah, kemarin giliran dengan DPD kokab jabar. Itu semua berlangsung setelah pembahasan formatur kepengurusan selesai," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua OKK KNPI Jabar, Abdul Azis juga meminta kepada beberapa ketua DPD kokab yang masa bhaktinya sudah habis untuk disegerakan menghelat Musyawarah Daerah (Musda) demi berjalannya regenerasi dan terciptanya tertib organisasi di tingkat kokab. Daerah tersebut diantaranya, Kabupaten Indramayu, Ciamis, Purwakarta, dan Kota Banjar.
"Saya berbicara tegas dihadapan forum Rakor Kokab tersebut. Untuk Kota Bekasi sudah tidak ada lagi kepemimpinan Plt karena sudah dipecat melalui mekanisme rapat pleno yang dihadiri oleh 55 pengurus. Pleno pemecatan berangkat dari upaya melawan pembodohan yang dilakukan oleh oknum pengurus. Karena 85 persen pengurus tidak pernah merasa adanya pleno pengangkatan apalagi menunjuk Arihta Tarigan sebagai Plt," tegas Beny.
Terkait usulan program, Beny mengusulkan program pemberdayaan dan perlindungan bagi semua pemuda, diantaranya, pembentukan koperasi pemuda, LBH Pemuda, wirausaha pemuda, dan SSB Pemuda.