Kecewa, KAMMI Bekasi Sebut Panwaslu Mandul
Teatrikal Topeng Wajah Sekda Kota Bekasi Yang Diikat dan Di Tarik Menggunakan Tali Oleh Topeng Wajah Ketua Panwaslu Kota Bekasi
Kabartiga.com, Bekasi – Kesatuan Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Bekasi, Rabu (28/3/2018) siang menggelar unjuk rasa di depan kantor Sekretariat Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bekasi, di Jalan M Hasibuan.
Unjuk rasa ini sebagai bentuk rasa kekecewaan terhadap kinerja Panwaslu Kota Bekasi, yang tak serius menangani kasus dugaan pelanggaran netralitas Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi, Rayendra Sukarmadji pada Pilkada Kota Bekasi 2018.
Dua Mahasiswa KAMMI Bekasi pun menggelar teatrikal dengan bertopeng wajah Sekda Kota Bekasi dan Ketua Panwaslu Kota Bekasi, Novita Ulya Hastuti.
Aksi yang diikuti oleh puluhan massa ini secara bergantian mengeluarkan aspirasinya, dengan beragam suara.
“Panwaslu tidak bekerja maksimal, Panwaslu Mandul,” ungkap salah satu orator aksi penuntutan Hukum Sekda Kota Bekasi dan Copot Ketua Panwaslu Kota Bekasi.
"Panwaslu mandul, bisa kerja engga sih?” teriak massa lainnya.
Selain itu, Mahasiswa juga membawa beberapa poster yang bertuliskan dan bergambar Ketua Panwaslu yang dipertanyakan kinerjanya, “Bisa kerja engga sih Bu?
Sementara Koordinator aksi meminta Panwaslu untuk bersikap netral dalam mengawal proses Pilkada di Kota Bekasi ini.
“Usut tuntas kasus netralitas ASN dalam penyelenggaran Pilkada di Kota Bekasi. Dan berikan hukum yang tegas terhadap ASN yang melanggar Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016,” pungkas Adis Munandar.