Surat Palsu Dinas Pendidikan Kota Bekasi Hantui Sekolah

  • Redaksi
  • 26 Februari 2019
  • 409
  • Bagikan:
Surat Palsu Dinas Pendidikan Kota Bekasi Hantui Sekolah Surat Palsu Mengatasnamakan Dinas Pendidikan Kota Bekasi

BEKASI - Ditengah gencarnya sosialisasi Radiklisme dan Hoaks yang dilakukan Pemerintah Kota Bekasi, selembar surat palsu berisi permintaan pemutakhiran data siswa tahun pendidikan 2018/2019, beredar. 


Surat bernomor 442/2276/Didik berkop Dinas Pendidikan Kota Bekasi itu, meminta setiap sekolah Negeri dan Swasta se-Kota Bekasi segera mengisikan kelengkapan data siswa di tahun pendidikan 2018/2019. 


Permintaan pengisian data siswa ini berdalih untuk pengalokasian anggaran di tahun 2019, pada tiap sekolah nantinya.  Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Ali Fauzie mengimbau, agar  jajaran kepala sekolah Negeri dan Swasta se-Kota Bekasi untuk tidak merespon surat tersebut. Sebab, pihaknya tidak pernah mengeluarkan atau menandatanganinya. 


"Jangan percaya edaran surat tersebut, yang dikirim ke operator sekolah. Disdik tidak mengeluarkan surat tersebut," katanya, Senin (25/2/2019). 


Surat palsu ini menyerupai surat asli, bahkan lengkap berisi Kop Surat serta ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Ali Fauzie. 


Ia menganggap pembuat surat palsu ini berkepentingan mencari informasi data pribadi siswa termasuk nomor telepon pribadi orang tua murid.   


"Takutnya dipakai yang tidak-tidak untuk mencari keuntungan pihak tidak bertanggung jawab," kata Ali.   


Surat nomor 442/2276/Didik terkait pemutakhiran data siswa TP 2018/2019 ini berisi imbauan operator untuk mengisi data sekolah dengan lengkap dan akurat. Data tersebut diajukan sebagai dasar untuk pembahasan Alokasi Dana Sekolah dari pemerintah pusat.   


Pada bagian umum Dinas Pendidikan Kota Bekasi tidak ditemukan adanya surat bernomor 442/2276/Didik tersebut.   Tim Teknis Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Qodir menerangkan, bahwa edaran tersebut Hoaks, dimana tata naskah dan nomor surat surat tidak teregistrasi. 


"Dari letak tata naskah dinas sudah salah dan nomor surat tidak ada dalam register. Ini surat hoax atau palsu," ucapnya. 


Selain itu, alamat email yang tercantum pun tidak sesuai dengan yang dikeluarkan Dinas Kominfo Standi Kota Bekasi. 


"Alamat email surat palsu ini menggunakan akun Gmail. Sedangkan email resmi kita diperoleh dari Diskominfostandi di alamat email opd.disdik@bekasikota.go.id, selain itu kita juga ada call center di 082113781258  dan bisa diakses 24 jam," pungkas Qodir.



Disarankan untuk anda