Warga Meradang! TPA Burangkeng Ditutup
Warga Paksa Tutup TPA Burangkeng, Kabupaten Bekasi
BEKASI – Ratusan warga Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, memaksa pemberhentian dan aktivitas pembuangan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng.
Hal itu terjadi, lantaran tidak adanya perahatian dari pemerintah setempat. Adapun tuntutan yang diminta, antaralain diberikannya dana kompensasi.
“Warga menuntut, agar Pemkab memberikan perhatian. Keberadaan TPA memberikan efek besar terhadap kesehatan warga selama ini. Warga menuntut agar Pemkab memberikan dana kompensasi,” kata Umar, Ketua RW 03, Desa Burangkeng, Senin (4/3/2019).
Selama ini, menurut Umar, aspirasi warga tidak pernah diindahkan oleh Pemkab Bekasi. Alhasil, warga pun terpaksa menutup aktivitas pembuangan sampah diatas lahan 11 Heaktar tersebut.
“Kami hanya meminta itu, adanya dana kompensasi, prasarana jalan di perhatikan, kesehatan warga dijamin. Tapi selama ini, semua itu tidak didengar,” cetusnya.
Sekitar 700 Kepala Keluarga (KK) di RW 03, yang kerap terdampak pencemaran bau sampah di TPA Burangkeng itu mengeluh, bahwa selama ini tidak adanya perhatian dari Pemkab Bekasi.
“Ya walaupun ibaratnya yang punya hidung disini sudah pada kebal, tapi kami disini Manusia, bukan sampah,” tandas Umar.
Penutupan ini akan terus berlangsung, hingga Pemkab Bekasi membuat perjanjian dengan warga sekitar.
Reporter : Dika