Hujan, Enam Tanggul di Kota Bekasi Rawan Jebol

  • Redaksi
  • 01 April 2019
  • 413
  • Bagikan:
Hujan, Enam Tanggul di Kota Bekasi Rawan Jebol Perbaikan Tanggul Jebol di Perumahan CKP

BEKASI – Petugas Kementerian PUPR dibawah Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC), mulai memperbaiki tanggul yang jebol di Perumahan Cahaya Kemang Permai, Kelurahan Jati Kramat, Kecamatan Jati Asih, Senin (01/4/2019).


Tanggul diperbaiki dengan menutup dinding yang jebol. Sebanyak 500 karung pasir pun disiapkan petugas. Menurut Iwan Aditya, Petugas Satuan Operasi dan Pemeliharaan III BBWSCC mengatakan, sebelum disusun, 500 karung berisi pasir yang disiapkan untuk menutup dinding tanggul jebol, dilapisi terpal agar air tidak meresep.


"Jadi ini penanaganan sementara, agar ketika hujan air tidak tumpah ke pemukiman warga. Rencananya, perbaikan permanen baru bisa dilakukan ketika musim kemarau," katanya di Perumahan CKP.


Akibat jebolnya tanggul tersebut, ratusan kepala keluarga di sejumlah perumahan terdampak banjir, diantaranya perumahan CKP, Citra Bina Lestari, Perumahan Kramat 1, Kramat 2, Perumahan Bumi Nasio Indah dan Perumahan Dosen IKIP.


Menurut Wakil Ketua Satgas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi Karsono, ada sekitar enam tanggul yang rawan jebol, yakni perumahan CKP, dosen ikip, duta Kranji, Kemang IFI, Pondok Mitra Lestari dan Pondok Gede Permai.


“Kita akan terus lakukan monitoring selama hujan berlangsung, khawatir ada banjir kiriman. Untuk tingginya air, yang paling terdampak itu perumahan Dosen IKIP 1,5 meter. Sedangkan untuk CKP tinggi mencapai 1 meter untuk perumahan lainnya tidak begitu dalam berkisar 30-40 cm meter,” ungkapnya.


Pihaknya juga sudah menyiapkan tiga perahu karet. Dari dua perumahan, timsar BPBD berhasil mengevakuasi dua orang, satu lansia dan satu balita.


"Untuk di CKP 240 KK, perum dosen IKIp 500 KK kurang lebih untuk itu kita menyiapkan 3 perahu karet dari Timsar. Baru ada 2 orang yang kita evakuasi, untuk CKP ada 1 orang Lansia yang di evakuasi dan IKIp ada 1 balita yang berhasil di evakuasi ," jelasnya.


Reporter : Dika



Disarankan untuk anda