Pemkot Bekasi : Menyelesaikan Banjir Rawalumbu Harus Komprehensif

  • Redaksi
  • 24 April 2019
  • 523
  • Bagikan:
Pemkot Bekasi : Menyelesaikan Banjir Rawalumbu Harus Komprehensif BANJIR: Salah seorang warga Rawalumbu di RW 07, mendokumentasikan keadaan bajir yang terjadi di kawasan Jembatan 1 Rawalumbu (sumber: Irwansyah Warga RW 07 Jembatan 1 Rawalumbu)

BEKASI – Sejumlah wilayah di Kota Bekasi, diguyur hujan selama lebih kurang satu jam, Rabu (24/4/2019) siang, akibatnya banyak pemukiman warga terendam banjir, salah satunya di Rawalumbu dan Perumahan Bumi Bekasi Baru.


Rawalumbu boleh dikata, memang menjadi salah satu wilayah langganan Banjir. Beberapa jam hujan turun, air mulai meninggi dan menggenangi pemukiman warga.


Penyebab ini menurut beberapa warga, disebabkan sempitnya gorong-gorong yang berada di bawah jembatan kosong Rawalumbu. Luapan air dari hulu tidak bisa tertampung karena tingginya debit air.


Warga pun sudah beberapa kali mengusulkan perluasan gorong-gorong melalui RT, RW, Lurah, Camat dan Anggota Dewan yang berasal dari wilayah tersebut. Hanya saja, persoalan ini menjadi kendala oleh sebagian warga di Rawalumbu Utara.


“Menyelesaikan banjir di wilayah tersebut harus komprehensif, dari hulu ke hilir. Di Hilir kita aman karena punya kali mati yang luasnya 3 hektare. Tapi sayangnya kita ada masalah ditengah pada crossing tol kalimalang dan unisma, ini akan kita selesaikan dulu,” ucap Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto kepada Kabartiga.


Menurut Tri, sambil menunggu selesainya persoalan pada crossing tol kalimalang, saat ini pemerintah Kota Bekasi sudah membangun long storage (embung) di wilayah Bojong Menteng, guna mengurangi debit air yang mengalir ke hulu.


“Agar tidak terjadinya persoalan horizontal di masyarakat, kita selesaikan dulu crossing tol-nya. Sambil menunggu, kita sudah bangun long storage di Bojong Menteng,” pungkasnya.



Disarankan untuk anda