Terminal Induk Kota Bekasi Diprediksi Alami Kepadatan Penumpang Pekan Ini

  • Redaksi
  • 28 Mei 2019
  • 429
  • Bagikan:
Terminal Induk Kota Bekasi Diprediksi Alami Kepadatan Penumpang Pekan Ini Terminal Induk Kota Bekasi

BEKASI – Kepala Seksi Kepegawaian Terminal Induk Kota Bekasi, Teddy Abdul Hakim memprediksi, kepadatan penumpang di terminal induk Kota Bekasi terjadi mulai 30 Mei, hingga 1 Juni 2019.


Kemungkinan di tahun ini, peningkatan penumpang tidak terlalu signifikan karena adanya mudik gratis yang diadakan oleh Pemerintah Kota Bekasi dan Kementerian Perhubungan.


“Prediksi penumpukan penumpang untuk jurusan Tasik, Sumatera, Merak, Jogjakarta, Bandung, Pangadaran, Ciamis, Sumedang. Kemungkinan itu terjadi pada hari Sabtu dan Minggu ini,” kata Teddy di Terminal Induk Kota Bekasi, Selasa (28/5/2019).


Menurutnya, Dinas Perhubungan Kota Bekasi sudah melakukan antisipasi atas penumpukan penumpang yang terjadi nanti, diantaranya dengan menyiapkan beberapa unit bus cadangan dari masing-masing Perusahaan Otobus (PO).


"Penumpukan terjadi kan karena macet di tolnya jadi di terminal mengalami penumpukan, nah kita sudah mempersiapkan bis cadangan dari PO bus tersebut," ujarnya.


Selain itu, dalam rangka libur Idul Fitri 1440 Hijriah, Dinas Perhubungan Kota Bekasi juga menyiapkan 764 personel yang bersiga selama arus mudik terjadi. Mereka akan dikerahkan sejak H-7 sampai H+7 lebaran.


Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bekasi Deded Kusmayadi mengatakan jika ratusan personel itu akan berjaga 24 jam di 10 titik pos pengamanan dengan personel kepolisian.


“Tujuannya untuk keamanan dan kenyaman warga saat berkendara, tidak macet atau mengentaskan kepadatan,” kata Deded.


Jalan Hasibuan simpang BCP, simpang Harapan Indah, Simpang Citra Grand, depan Stasiun Kereta Api Kranji, depan Stasiun Kereta Api Bekasi, Terminal Induk Kota Bekasi, Simpang Bulak Kapal, Superindo, dan Simpang Sumber Arta akan dibangun pos penjagaan oleh petugas Dishub Kota Bekasi.


“Titiknya sama dengan pos pengamanan tahun lalu,” tukasnya.


Berdasarkan pemetaan Dinas Perhubungan Kota Bekasi, terdapat sembilan ruas jalan jalur mudik yang paling tinggi dilintasi pemudik.


Kesembilan ruas jalan itu yakni Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jalan Djuanda, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Chairil Anwar, Jalan Cut Meutia, Jalan Mayor Hasibuan, Jalan Sultan Agung, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan KH Noer Ali Kalimalang.


Guna memperlancar arus kendaraan pemudik, Dishub akan menutup sebanyak 44 putaran balik (U-trn) yang berada di sepanjang jalur mudik Kota Bekasi itu.


Reporter: Dika



Disarankan untuk anda