Air Baku PDAM Tirta Patriot Tercemar Limbah, Bau Tak Sedap Selimuti Kali Bekasi
BEKASI - Bau tak sedap kembali selimuti air kali bekasi. Belakangan, warga sekitar keluhkan air yang menjadi suplai air baku Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Patriot itu diduga tercemar limbah B3 pabrik.
Warna air pun berubah hitam pekat dan mengeluarkan bau yang tidak sedap.
"Engga tau itu udah seminggu bau begitu," ujar Yandi, salah seorang pemulung yang kerap mengais sampah di sekitar kali bekas.
Bukan kali ini saja, bahkan sudah puluhan kali air kali bekasi tercemar akibat limbah pabrik. Upaya pencegahan dan penindakan yang dilakukan Pemerintah Kota Bekasi belum juga membuat jera pabrik-pabrik nakal yang sembarang membuang limbahnya.
Sekertaris Daerah Kota Bekasi, Reny Hendrawati mengaku sudah melakukan upaya-upaya preventif dalam pencemaran air kali bekasi. Hanya saja, tindakan tersebut tidak bisa dilakukan sendiri oleh Pemerintah Kota Bekasi, yakni butuh keseriusan bersama dengan Pemerintah Kabupaten Bogor.
"Kali Bekasi itu kan ada hulu dan hilir, kalau hanya Kota Bekasi yang begerak tidak akan selesai. Jadi kita undang Kabupaten Bogor, kita duduk bersama untuk mencari solusinya," pungkasnya, Rabu (21/8/2019).
Menurut Reny, laporan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi pencemaran berasal dari Kabupaten Bogor. Akibatnya air baku PDAM Tirta Patriot tercemar, sehingga biaya produksi pun lebih besar dari biasanya.
"Kemarin juga sudah saya tanya sama Dirut PDAM, ya mereka ada alatnya yang canggih, cuma biayanya lebih besar (High Cost)," tuturnya.
Jika terbukti pencemaran berasal dari limbah pabrik, maka sanksinya adalah pidana. "Sebagaimana Undang-Undang Lingkungan Hidup dan Peraturan Mentri Lingkungan Hidup, jelas itu tidak main-main," tutupnya.