PAPMISO Sajikan Bakso Gratis Untuk Anggota dan Pegawai DPRD Kota Bekasi

  • Redaksi
  • 20 November 2019
  • 404
  • Bagikan:
PAPMISO Sajikan Bakso Gratis Untuk Anggota dan Pegawai DPRD Kota Bekasi Puluhan Pedagang Bakso dan Mie Ayam membawa gerobaknya ke DPRD Kota Bekasi dan Memberikan Bakso Gratis

BEKASI – Puluhan pegawai dan petugas keamanan dan kebersihan di DPRD Kota Bekasi nikmati makan bakso gratis, dari puluhan pedagang mie ayam dan bakso yang menggelar aksinya di Gedung DPRD Kota Bekasi, pada Rabu (20/11/2019).


Aksi puluhan pedagang mie ayam dan bakso yang tergabung di Paguyuban Pedagang Mie dan Bakso (PAPMISO) ini dilatari dari peristiwa kekerasan yang dilakukan security Perumahan Harapan Indah terhadap Soleh, salah seorang pedagang bakso keliling di kawasan tersebut.


“Kita cuma meminta agar pedagang bakso tidak dilarang berjualan keliling, apalagi ditindak dengan cara kekerasan seperti dilakukan oknum security Harapan Indah kepada mang Soleh. Tentu ini jadi catatan buruk bagi masyarakat,” ujar Yanto, Ketua PAPMISO Indonesia.


Lewat aksi ini, Yanto berharap, pemerintah dapat memberikan teguran kepada pihak pengembang perumahan terutama terhadap developer Harapan Damai Putra selaku pengembang Perumahan Harapan Indah Bekasi agar tidak melakukan cara anarkis dalam menertibkan pedagang.


“Kita tahu aturan, dan kita tidak akan berkeliling dagang bakso di tempat yang dilarang. Tetapi di Harapan Indah gak ada larangan, apalagi Mang Soleh cuma keliling, bukan mangkal, lalu kenapa mereka (security) menabrakan motornya hingga gerobak Mang Soleh hancur. Pemerintah harus hadir di Negeri ini agar berpihak ke rakyat,” tegasnya.


Aksi solidaritas bagi-bagi bakso gratis oleh PAPMISO, mendapat dukungan dari seluruh anggota DPRD dan masyarakat, bahkan aparatur kepolisian juga turut berempati atas musibah yang dialami salah satu anggota PAPMISO.


Sekretaris Fraksi Demokrat DPRD Kota Bekasi, Abdul Rozak merasa prihatin dengan peristiwa perusakan gerobak bakso milik Soleh. Kepada awak media, Abdul Rozak mengecam tindakan arogan oknum security Perumahan Harapan Indah dalam menertibkan pedagang.


“Saya selaku anggota DPRD sangat menyesalkan atas tragedi ini. Tentunya ini menjadi catatan buruk atas prilaku arogan security Harapan Indah,” ungkapnya.


Politisi yang menjabat sebagai Ketua Komisi I ini mengaku akan berkoordinasi dengan pimpinan DPRD agar serius menyikapi persoalan ini. Katanya, pihak pengembang yakni PT Hasanah Damai Putra akan dipanggil untuk mengklarifikasi tindakan kekerasan tersebut.


“Kita akan mengundang pihak terkait untuk mengklarifikasi. Kalalu memang terbukti kita akan memberikan rekomendasi. Kita lihat apa mengarah pada pidana atau mengarah pada perizinan sehingga kita rekomendasikan untuk dikaji ulang,” tandasnya.



Disarankan untuk anda