Kawali Soroti Tumpukan Sampah di Kawasan Grand Kamala Lagoon

  • Redaksi
  • 25 November 2019
  • 569
  • Bagikan:
Kawali Soroti Tumpukan Sampah di Kawasan Grand Kamala Lagoon Gunung sampah berlokasi di kawasan elite Grand Kamala Lagoon

BEKASI – Koalisi Kawali Indonesia Lestari (KAWALI) mendesak tumpukan sampah di Kawasan Grand Kamala Lagoon Bekasi segera dibersihkan. Sampah yang dibuang sembarangan seperti ke bantaran sungai, situ/ danau, perkarangan kosong, pinggiran jalan, air, taman dan fasilitas umum lainnya, dapat menimbulkan berbagai persoalan lingkungan. Akibatnya, warga akan menjadi korban dari sumber sampah yang menimbulkan penyakit.


"Akibatnya terjadi pencemaran lingkungan, seperti ancaman bau, penyakit, menjamurnya koloni lalat dan belatung. Semua ini akan mengganggu aktivitas ketika musim hujan tiba, misal akan dilanda banjir yang dipenuhi sampah karena saluran air tidak berfungsi karena tersumbat sampah, Pada akhirnya mengancam lingkungan dan kehidupannya," ujar Ketua Umum KAWALI, Puput TD Putra, Senin (25/11/2019). 


Persoalan sampah, kata Puput, kerap menjadi momok yang mengkhawatirkan. Alur prosedural dalam penanganannya harus dilakukan sesuai dengan peraturan. Sebab itu, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi agar segera menegur pihak pengelola sampah yang lalai, sesuai regulasi yang berlaku.


"Kita menilai, diantara prosedur yang dikeluhkan adalah sampah yang hanya ditumpuk di satu tempat tanpa ada proses yang seharusnya. Hal ini menurut saya tidak sesuai aturan pengelolaan sampah berdasarkan UU No 18/2008 dan UU No. 32 2009," ujarnya.


"Kawali meminta pihak yang berkompeten tegas untuk menegur pihak pengelola sampah di sana, agar lebih memperhatikan pengelolaan sampah mereka dengan baik tanpa menyalahi regulasi yang berlaku," tambah Puput.


Menurut Puput, ada lima aspek dalam pengolahan sampah skala besar. Pertama meninjau aspek kelembagaannya, kedua aspek ekonomi, ketiga Sosial dan Budaya wilayah, keempat aspek Hukum dan kelima aspek Teknologi.


"Artinya penanganan sampah dari hulu sampai ke hilir harus terintegrasi satu sama lainnya untuk mengurangi sampah secara terpadu dan tersistematis," tandasnya.



Disarankan untuk anda