Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto: Hidroponik Bisa Membantu Kebutuhan Gizi Warga

  • Redaksi
  • 06 Desember 2019
  • 521
  • Bagikan:
Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto: Hidroponik Bisa Membantu Kebutuhan Gizi Warga Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mengukuhkan Asosiasi Hidroponik Kota Bekasi

BEKASI - Hidroponik menjadi solusi bagi petani di perkotaan saat ini, akibat minimnya keterbatasan lahan untuk bercocok tanam. Manfaatnya juga sangat baik untuk lingkungan, selain penghijauan juga memberikan nilai ekonomis bagi masyarakat. 


Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto menjelaskan, saat ini lebih kurang ada 150 kelompok tani di Kota Bekasi yang sudah memanfaatkan Hidroponik. Hasil panennya pun sudah bisa menghasilkan nilai ekonomis. 


"Jika sudah ada 1000 lubang, itu akan memiliki nilai ekonomis. Itu bukan lagi hobi, tapi bisa menjadi industri pertanian bagi masyarakat," ujarnya, usai mengkukuhkan Asosiasi Hidroponik Kota Bekasi, (Ashikop) di Hotel Horison, Kamis (5/12/2019). 


Ashikop, kata Tri adalah wadah yang menjadi fasilitator para kelompok hidroponik di Kota Bekasi. Hasil panen hidroponik yang dihasilkan akan disalurkan kepada pembeli. 


"Jadi mereka ini selain memberikan pelatihan, memantau perkembangan hasil hidroponik, mereka juga menjadi fasilitator para kelompok tani dengan pembeli, sudah lengkap pokoknya," ujarnya. 


Selain itu, Tri juga meyakini Hidroponik sebagai solusi untuk mengurangi reduksi suhu udara dan memperbaiki gizi masyarakat. Sebab saat ini suhu udara di Kota Bekasi cukup tinggi dari hasil polusi kendaraan yang kian bertambah. 


"Dengan adanya ini, kita berharap dapat mengurangi reduksi udara yang sudah cukup tinggi di kota bekasi, dan ini juga bisa menjadi keguyuban warga dalam berkelompok atau sendiri dalam ber-hidroponik. Setiap tahun kebutuhan gizi itu standartnya 70 kilo untuk satu jiwa, tapi kota Bekasi baru mencapai 40 kilo, artinya hidroponik ini bisa membantu kita terhindar dari stunting atau gizi buruk," pungkasnya. 


Untuk membantu perkembangan kelompok tani hidroponik ini, Pemerintah Kota Bekasi juga menyiapkan dana bergulir yang dikeluarkan oleh Bank Perkreditan Rakyat Syariah atau BPRS Kota Bekasi, yang bunganya hanya 4 persen dalam setahun. 


"Tentunya dengan begitu, kelompok hidroponik yang ada dapat mengembangkan bisnis pertaniannya, sehingga visi misi Kota Bekasi Cerdas, Kreatif, Maju, Sajahtera dan Ihsan terwujud," imbuh Tri. 


Dalam pengukuhan Asosiasi Hidroponik Kota Bekasi, Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Pertanian dan Perikanan juga memberikan penghargaan kepada kelompok masyarakat yang berinovasi dalam ber-hidroponik di masing-masing wilayahnya, diantaranya Kampung Hidroponik Asri Sejahtera di RT 013 RW 021, Kelurahan Kaliabang Tengah, Kecamatan Medan Satria yang memperoleh juara pertama dari lomba kampung hidroponik Kota Bekasi. 


Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Bekasi, Momon Sulaiman mengatakan ada enam kelurahan yang berhasil menjadi juara kampung Hidroponik Kota Bekasi. Lomba ini dilaksanakan pada bulan November 2019. 


"Yang memperoleh juara pertama adalah Kampung Hidroponik Asri Sejahtera di RT 013 RW 021, Kelurahan Kaliabang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara, kedua Kampung Hidroponik Jakasampurna di RT 005 RW 05, Kecamatan Bekasi Barat dan ketiga Kampung Hidroponik Kopi Kobi di RW 011, Kelurahan Jakamulya, Kecamatan Bekasi Selatan," terangnya. 


Sementara untuk juara harapan di peroleh Kampung Hidroponik Kelurahan Mustikajaya, Kelurahan Pejuang dan Kelurahan Aren Jaya.



Disarankan untuk anda