Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi Sentil Pembangunan Infrastruktur Kota Bekasi Yang Belum Berjalan

  • Redaksi
  • 16 Maret 2022
  • 503
  • Bagikan:
Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi Sentil Pembangunan Infrastruktur Kota Bekasi Yang Belum Berjalan Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Abdul Muin Hafiz

BEKASI - DPRD Kota Bekasi menilai pembangunan di Kota Bekasi pada triwulan pertama tahun 2022 belum berjalan. Hal lantaran dampak ditetapkannya tersangka ex Walikota Bekasi Rahmat Effendi oleh KPK. 


Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Abdul Muin Hafiz mengatakan, pembangunan infrastruktur pada triwulan awal tahun akan di mulai. Hal itu ia sampaikan mengingat janji eksekutif bersama legislatif saat melaksanakan paripurna terakhir bersama Rahmat Effendi. 


"Menindaklanjuti hasil paripurna terakhir pada saat itu zaman Pak Rahmat Effendi pembangunan di janjikan pada bulan Februari - Maret. Diharapkan Juni sudah masuk APBDP. Tapi sampai hari ini belum ada langkah itu, "ujarnya di DPRD Kota Bekasi, pada Rabu (16/3/2022). 


Pihaknya juga menyadari bahwa saat ini jabatan Walikota di pegang Plt. Namun pembangunan Kota juga harus menjadi perhatian serius agar warga terlayani. Sebagai Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi Abdul Muin menyoroti terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi yang belum mencapai target di Triwulan pertama 2022. 


"PAD Kota Bekasi tahun ini di target 2,808 Trilyun lebih dan dana Perimbangan 2,4 Terilyun lebih. Sementara APBD 5,269 Trilyun lebih. Kenyataannya hingga saat ini PAD pertengahan bulan maret baru 8,482 milyar. Realisasi 269 milyar atau 9,5 masih jauh dari target," kata Muin. 


Menurutnya dengan capaian PAD sekitar 269 Milyar lebih atau 9,59 persen masih di bawah dana perimbangan.Terkait Dana Alokasi Umum (DAU) cukup tinggi sebanyak 262 Milyar dari target 1,137 Trilyun atau 27 persen. 


"Harusnya PAD lebih tinggi dari dana perimbangan. Semua kegiatan dari anggaran seperti honor gaji. Kebutuhan anggaran sekarang bergerak terus artinya jantung pemerintah ada di anggaran. Jika anggaran tidak ada maka bisa jadi stak. Kalo infratruktur memang masih bisa ditunda tapi kan sesuai janji eksekutif pembangunan harusnya sudah jalan," pungkasnya. (Al)



Disarankan untuk anda