Wali Kota Tri Adhianto Dorong Serapan Anggaran Lebih Optimal di 2026

  • Redaksi
  • 05 Januari 2026
  • 217
  • Bagikan:
Wali Kota Tri Adhianto Dorong Serapan Anggaran Lebih Optimal di 2026 Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto menjajal Mobil Pemadam Kebakaran yang di Hibahkan Pemprov Jakarta pada akhir tahun 2025 ke Kota Bekasi.

BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi menargetkan percepatan proses lelang pengadaan barang dan jasa pada tahun anggaran 2026 sebagai langkah strategis untuk menghindari keterlambatan realisasi fisik kegiatan, seperti yang sempat terjadi pada awal tahun sebelumnya. 


Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengakui bahwa pada tahun lalu terdapat sejumlah hambatan dalam pelaksanaan kegiatan fisik, khususnya pada Januari. Hal tersebut disebabkan oleh masa transisi dan proses rekonsiliasi pemerintahan, yang turut berdampak pada efisiensi anggaran serta belum optimalnya proses pengadaan barang dan jasa. 


“Hambatan tahun lalu terjadi karena masa transisi dan rekonsiliasi, termasuk penyesuaian efisiensi serta proses pengadaan barang dan jasa yang belum berjalan optimal. Mudah-mudahan hal itu bisa kita jawab dan perbaiki di tahun ini,” ujar Tri Adhianto, di Kota Bekasi, Senin (5/1/2026). 


Untuk mengantisipasi hal tersebut, Tri Adhianto menegaskan bahwa Pemkot Bekasi telah menginstruksikan sejumlah perangkat daerah, seperti perangkat kerja teknis serta Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA), untuk melakukan percepatan proses lelang sejak awal tahun anggaran. 


Selain itu, Pemkot Bekasi juga memperkuat komitmen bersama legislatif dalam menertibkan proses perencanaan pembangunan. Menurut Tri, perencanaan yang matang akan berdampak langsung pada percepatan pelaksanaan kegiatan di lapangan. 


“Kami berkomitmen dengan legislatif untuk menertibkan proses perencanaan. Kalau perencanaannya aman dan matang, maka pelaksanaannya juga harus cepat dan tepat waktu. Pada akhirnya, tata kelola pemerintahan akan semakin baik dan manfaatnya bisa lebih cepat dirasakan masyarakat,” jelasnya. 


Sebagai bagian dari upaya mempercepat serapan anggaran, Tri Adhianto juga mendorong percepatan pengajuan proposal kegiatan di tingkat kewilayahan. Program bantuan senilai Rp100 juta per RW diharapkan dapat segera diajukan agar realisasi kegiatan dapat berjalan lebih awal. 


“Untuk anggaran Rp100 juta per RW, sudah kami dorong agar RW segera mengajukan proposal. Tujuannya agar daya serap anggaran semakin cepat dan manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat,” pungkas Tri Adhianto. 


Dengan langkah percepatan lelang dan penataan perencanaan tersebut, Pemkot Bekasi optimistis pelaksanaan pembangunan di tahun 2026 dapat berjalan lebih efektif, tepat waktu, dan berdampak langsung bagi warga. (AL) 



Disarankan untuk anda