Jalan Baru Underpas Bekasi Timur Rawan Aksi Pemerasan

  • Redaksi
  • 04 September 2017
  • 586
  • Bagikan:
Jalan Baru Underpas Bekasi Timur Rawan Aksi Pemerasan Foto adalah hasil postingan di akun facebook BA. Nama dan Gambar korban sengaja tidak di munculkan karena menghindari hal-hal yang mengancam keselamatan orang lain.

Kabartiga.com, Bekasi – Seorang warga di Kota Bekasi, hampir saja menjadi korban aksi pemerasan oleh dua orang tak dikenal di Jalan baru underpass, Bekasi Timur.



Kejadian saat BA melintasi jalan tersebut menuju Tambun bersama temannya pada pukul 20.00 WIB, Minggu (27/8/2017) malam.



“Saat itu saya dari Pekayon, mau ke Tambun. Tiba-tiba di tengah jalan setelah lewati pom bensin yang di belakan RS Bella Bekasi, saya di stopin oleh dua orang, mereka mengancam-ngancam saya dan modus agar saya mengeluarkan sejumlah uang,” ungkapnya kepada kabartiga.com melalui pesan singkatnya, Senin (4/9/2017).



BA mengaku, dirinya dituding baru saja keluar dari salah satu hotel di kawasan sekitar terminal bekasi. Bahkan dua orang yang tak dikenalnya ini pun mengancam dan mengaku sebagai wartawan di salah satu media lokal Kota Bekasi.



“Iya mereka itu mengancam mau melaporkan saya, dengan bukti yang katanya mereka miliki, dan anehnya mereka bilang dari R***R (Salah Satu Media Lokal di Kota Bekasi, red). Waktu saya minta lihat id card mereka, tidak diizinkan,” terangnya.



Aksi percobaan pemerasaan ini berhasil gagal, pasca BA mengatakan, perbincangan kedua orang tersebut telah direkamnya untuk sebagai barang bukti.



“Ya akhirnya saya dan temen saya lolos dari mereka karena saya bilang ucapan kalian sudah saya rekam dan mereka pun langsung minggir,” jelasnya.



Rekaman video percobaan pemerasaan ini juga di unggah BA ke akun facebooknya. Dia berpesan kepada masyarakat Kota Bekasi agar berhati-hati jika melintasi jalan tersebut. Sebab, selain kondisi jalan yang sepi, jalan pun juga minim dari penerangan.



Berita ini sengaja tidak menyebutkan nama Asli dari korban karena menghindari hal-hal yang menyebabkan keamanan seseorang terganggu.



Editor : Muhammad Alfi



Disarankan untuk anda