Pilkada 2018, PDIP Butuh Pemimpin Pancasilais

  • Redaksi
  • 08 Oktober 2017
  • 500
  • Bagikan:
Pilkada 2018, PDIP Butuh Pemimpin Pancasilais Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristanto di konsolidasi organisasi interna DPC PDIP Kota Bekasi

Kabariga.com, Bekasi – Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristanto mengatakan, Pilkada 2018 ini, partainya membutuhkan sosok Pemimpin yang dapat meletakan Pancasila, sebagai dasar seluruh kebijakan.



“Pilkada bukan persoalan orang-perorang, tetapi Pilkada merupakan tanggung jawab partai agar bisa lebih memperbaiki diri dan menghasilkan pemimpin yang merakyat, pemimpin yang meletakan Pancasila sebagai dasar dari seluruh kebijakan dan pemimpin yang membangun harapan masa depan yang lebih baik,” ungkapnya saat menghadiri konsolidasi organisasi internal DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi, di Hotel Santika, Harapan Indah, Bekasi, Sabtu (7/10/2017).



Hasto menjelaskan, bahwa pada Pilkada ini, PDIP masih menjadikan Jawa Barat sebuah kekuatan besar dalam implementasi semangat gotong royong partainya itu.



“Ya kami terus menerus menjadikan Jawa Barat sebagai implementasi dari semangat gotong royong partai, sehingga Pilkada ini momentum membangun kerakyatan partai,” ujarnya.



Dalam menghadapi Pilkada Jawa Barat 2018, PDIP sudah melakukan evaluasi kesiapan di masing pengurus daerah. Komunikasi lintas partai pun, kata Hasto, sudah dilakukan dan cukup intens. 



“Kami sudah melakukan dialog-dialog yang semakin intens, tetapi pada prinsipnya beberapa daerah akan kami umumkan secara bertahap,” kata Hasto.



Pekan depan, partai berlambang kepala banteng itu rencananya juga akan mengumumkan salah satu pasangan calon di Jawa Barat, yang sudah final diputuskan oleh DPP PDIP.



“Minggu depan, kami juga akan mengumumkan salah satu pasangan calon dan kemudian akan kami umumkan secara bertahap calon-calon yang lain,” tambah Hasto.



Menurutnya, apapun bentuk keputusan partai dalam mengeluarkan rekomendasi untuk calon Kepala Daerah, jajaran partai harus siap untuk mendukung dan mensuksesinya.



“Pilkada bukan sekedar rekomendasi, tetapi bagaimana ketika rekomendasi itu turun, semua jajaran partai sudah siap. Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) sudah siap, Badan Saksi sudah siap bekerja, sehingga semuanya bisa berjalan kearah satu tujuan dan membawa lebih baik,” ulas Hasto.



Hasto juga berpesan kepada seluruh kader PDIP, agar menjaga kebudayaan dan ekonomi gotong royong. 



“Partai harus masuk dalam ranah kebudayaan dan bagaimana partai harus menggelorakan ekonomi gotong royong bagi kesejahteraan,” tutupnya.



Disarankan untuk anda