Potensi Waterfront Kota Bekasi Jadi Alasan Kang Emil Revitalisasi Kalimalang

  • Redaksi
  • 15 Oktober 2018
  • 349
  • Bagikan:
Potensi Waterfront Kota Bekasi Jadi Alasan Kang Emil Revitalisasi Kalimalang Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil melakukan rapat bersama Wali Kota Bekasi di aula rapat gedung XXI Giant Hypermall Bekasi

Kabartiga.com, Bekasi – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil nampaknya tidak memberikan angin surga ke Kota Bekasi. Rencana revitalisasi Kalimalang yang dijanjikan dirinya, akan segera di kerjakan awal tahun depan.


Menurut Ridwan Kamil, Kota Bekasi memiliki potensi waterfront yang luar biasa dari kota-kota di Jawa Barat. Sehingga kedepan bisa menjadi contoh kemajuan yang paling cepat. Apalagi diketahui, Kalimalang adalah sumber air untuk daerah tetangganya, yakni DKI Jakarta.


“Saya pilih Kota Bekasi karena tidak ada Kota di Jawa Barat yang memiliki potensi waterfront sehebat di Kota Bekasi. Si Kalimalang ini kan sumber air untuk DKI Jakarta. Makanya tadi saya bilang sama Pak Wali, pengerjaannya kita lakukan di awal tahun 2019,” ujar Kang Emil, sapaan Akrab Gubernur Jawa Barat, usai rapat bersama dengan Wali Kota Bekasi di XXI Giant Hypermall Bekasi, Senin (15/10/2018).


Revitalisasi Kalimalang direncanakan sebelumnya ada lima zona. Namun yang menjadi prioritas untuk segera dimulai pengerjaannya pada awal tahun 2019, kalimalang yang berada di depan Giant Bekasi dan Mall Metropolitan.


Ridwan Kamil mengatakan, pihaknya telah menganggarkan sebesar Rp 50 Miliyar untuk revitalisasi ini. “Jatahnya itu pokoknya ada Rp 50 Miliyar. Dari Rp 50 Miliyar itu pokoknya di cukup-cukupkan. Kan ada 5 zona, kalau cukup satu zona yang segitu, kalau Rp 50 Miliyar-nya dua zona ya dua zona. Sisanya di tahun-tahun berikutnya, mungkin pak Wali yang akan atur,” terangnya.


Selain itu, Ridwan Kamil juga akan menggabungkan Detail Engineering Design (DED) yang dimiliki Kota Bekasi dengan design revitalisasi kalimalang yang dirancang oleh pihaknya. Beberapa asepek sudah diperhitungkan, termasuk kearifan lokal yang dikedepankan dirinya selama ini.


“Nanti hasilnya gabungan. Tidak ada design yang pertama langsung jadi. Biasanya berkali-kali baru ketemu yang paling murah, mudah dan solutif. Termasuk kearifan lokal juga,” ucapnya.


Sementara, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi meyakini revitalisasi kalimalang di tangan Gubernur Jawa Barat akan lebih bagus darih hasil DED yang di rancang oleh pihaknya.


“Insya Allah rencananya pastinya akan lebih bagus. Apalagi Pak Gubernur mantan Arsitek, pastinya akan lebih bagus,” pungkasnya.



Disarankan untuk anda