Kota Bekasi Tambah Armada Transpatriot

  • Redaksi
  • 29 Desember 2018
  • 375
  • Bagikan:
Kota Bekasi Tambah Armada Transpatriot Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi (tengah) diampingi Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Yayan Yuliana (kanan) dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bekasi, Sopandi Budiman (kiri) usai menandatangani penerimaan hibah 21 unit Bus dari Kementeritan Perhubungan di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat

Kabartiga.com, Bekasi – 21 unit armada Bus dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia diterima langsung Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, Sabtu (29/12/2018) pagi.


Wali Kota Bekasi dalam keterangannya menyebut, bahwa Pemerintah Kota Bekasi menerima hibah 21 unit Bus dari Kementerian Perhubungan. Satu dintaranya adalah Bus untuk angkutan Sekolah. 20 unit Bus ini nantinya akan di peruntukan untuk kepentingan umum masyarakat Kota Bekasi dalam trayek moda transportasi massal setiap harinya.


“Mudah-mudahan Minggu depan sudah mulai bisa beroperasi. 20 untuk umum, 1 untuk Bus Sekolah,” terangnya, saat tiba di Plaza Pemkot Bekasi.


Dalam perjalanan pengantaran 21 Unit Bus ini, Rahmat Effendi menyupir langsung salah satu bus dari Bandung ke Bekasi. Alasannya, ia ingin kondisi bus yang akan di pergunakan Masyarakat Kota Bekasi ini dalam keadaan baik.


“Alhamdulillah tidak ada hambatan di jalan tadi, lancar, jalannya juga sepi, seperti di Doain sama Masyarakat Kota Bekasi. Kenapa saya ingin membawa sendiri Bus ini? pertama saya bisa dan punya SIM B1, kedua saya ingin ngambil mobil buat masyarakat dari tangan saya sendiri,” tendasnya.


Sementara, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Yayan Yuliana menambahkan, dari 21 unit bus, 20 diantaranya menjadi armada tambahan bus Transpatriot yang dimiliki Kota Bekasi.


“Seperti yang tadi dijelaskan Pak Wali, 20 unit untuk BRT (Bus Rapit Transit) dan 1 unit untuk bus sekolah. 20 unit nantinya untuk penambahan armada bus transpatriot,” terangnya.


Soal rute, Yayan juga sudah meminta Kepala Bidang Angkutan Umum untuk mengevalusi jalur-jalur Transpatriot yang kurang efeketif. Sehingga kedepannya, dapat lebih maksimal dalam pelayanan transportasi umum kepada masyarakat.


“Saya sudah perintahkan Kabid Angkutan Umum untuk merorting rute-rute yang ada saat ini, kalau ada yang kurang efektif, nanti bisa kita rencanakan untuk melayani wilayah yang saat ini belum terjangkau,” tambahnya.


Menurutnya, Bus ini nantinya akan terintegrasi dengan Transjakarta, yakni melayani masyarakat Kota Bekasi yang ingin menaiki Transjakata dari jalur yang tidak dilalui.


“Misalnya, ada masyarakat di Bantargebang yang ingin naik bus Transjakarta, nah dengan penambahan bus ini, nanti para penumpang ini akan diantarkan sampai halte Transjakarta, itu yang dimaksud dengan terintegrasi,” pungkasnya.



Disarankan untuk anda