Jokowi Ajak Sejumlah Kepala Daerah Rasakan MRT

  • Redaksi
  • 19 Maret 2019
  • 403
  • Bagikan:
Jokowi Ajak Sejumlah Kepala Daerah Rasakan MRT Presiden Jokowi dengan sejumlah Kepala Daerah se-Jabodetabek merasakan uji coba MRT di Bundaran HI

JAKARTA – Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi dan sejumlah kepala daerah ikut menjajal Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta bersama Presiden Joko Widodo.


Dalam uji coba ini, Presiden Jokowi sudah kali kedua. Namun bedanya, kali ini sejumlah kepala daerah di ajaknya seperti Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Rizhanul Ulum dan Kepala Daerah Bogor, Depok, Tanggerang, Bekasi Kota.


Jokowi meyakini, keberadaan MRT menjadi solusi masyarakat dalam menggunakan moda transportasi umum. Hal ini ia katakan, saat melihat antusiasme masyarakat yang begitu tinggi di uji coba kali ini.


"Kita senang bahwa MRT ini disambut begitu antusias dan kita harapkan ke depan, masyarakat menggunakan ini semua. Saya contohkan beberapa orang tadi mau makan dari HI turun di Senayan, enggak ada 10 menit nanti balik lagi ke kantornya lebih cepat. Saya kira ini adalah budaya baru, peradaban baru, yang harus mulai kita biasakan," tuturnya di Stasiun MRT Bundaran HI, Selasa (18/3/2019).


Selain membangun budaya baru, Presiden berharap para pengguna kendaraan pribadi bisa beralih ke MRT yang menurutnya sangat nyaman. Terlebih, saat ini pemerintah memang belum menerapkan regulasi yang memaksa pengguna kendaraan pribadi untuk beralih kepada transportasi umum. 


"Nantinya kalau sudah semua, kurang lebih 230 kilometer, seluruh DKI dan Jabodetabek, nanti Pak Gubernur DKI akan menerapkan electronic road pricing. Sehingga mau tidak mau kita paksa pemilik-pemilik mobil beralih ke moda raya terpadu ini," ungkapnya.


Kedepan, MRT ini bisa dibangun juga di kota-kota lain, terutama kota-kota besar dan ibu kota provinsi. Ia tidak ingin kota-kota di Indonesia bernasib seperti Jakarta, yang terlambat membangun sarana transportasi sehingga menyebabkan kemacetan.


"Ini jangan sampai peristiwa di Jakarta itu juga ada di kota-kota lain. Artinya kita terlambat membangun. Oleh sebab itu seperti Palembang, kita ingin coba satu kota yang disiapkan MRT, LRT, atau mungkin tremnya. Semua akan kita coba. Karena kita memiliki kota yang banyak yang sudah mulai macet, terutama ibu kota provinsi. Sebentar lagi kita akan masuk ke Bandung, Surabaya," katanya.


Pada kesempatan kali ini, kereta yang ditumpangi Jokowi dan rombongan melaju dari Stasiun Bundaran HI pada pukul 12.03 WIB dan tiba di Stasiun Lebak Bulus tepat 30 menit kemudian. Kemudian dilanjutkan, dari Stasiun Lebak Bulus pada pukul 12.52 WIB dan tiba di Stasiun Bundaran Hotel Indonesia pada pukul 13.22 WIB.


Untuk diketahui, ini adalah kali kedua Presiden mencoba MRT Jakarta. Sebelumnya, Presiden juga pernah mencoba MRT Jakarta pada 6 November 2018. Pada koridor 1 MRT Jakarta ini, telah dibangun jalur kereta sepanjang 16 kilometer yang meliputi 10 kilometer jalur layang dan enam kilometer jalur bawah tanah.



Disarankan untuk anda