Camat Menjadi Penentu Kesenjangan Sosial
Asisten Deputi Koordinasi Desentralisasi dan Otonomi Daerah, Kemenpolhukam, Safii.
JAKARTA – Asisten Deputi Koordinasi Desentralisasi dan Otonomi Daerah, Kementerian Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam) menyampaikan, pentingnya peran Camat dalam pembangunan Nasional.
Camat memiliki peran penting untuk menjalankan rencana kerja pemerintah pusat. Berdasarkan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2019, menyebutkan lima poin penting peran Camat dalam pemertataan pembangunan untuk pertumbuhan berkualitas.
Diantaranya adalah pembangunan manusia, melalui pengurangan kemiskinan dan peningkatan pelayanan dasar kepada masyarakat.
“Fungsi ini jangan dianggap remeh dan sepele karena camat juga berperan dalam pembangunan,” Kata Safii, saat menjadi pembicara dalam Rapat Koordinasi Nasional Camat 2019 di Hotel Ciputra, Petamburan, Jakarta Barat, Rabu (20/3/2019).
Angka kemiskinan juga menjadi salah satu peran Camat yang wajib diketahui. Menurut Safii, melalui data kemiskinan yang ada, Camat bisa memberikan solusi dalam pengurangan kesenjangan antar wilayah, dengan penguatan konektivitas.
“Jangan main-main dengan angka kemiskinan. Karena angka kemiskinan rawan dan khawatir dijadikan komoditas politik. Apalagi sekarang tahun politik. Dengan angka kemiskinan, camat dan warganya bisa mengurangi kesenjangan di wilayahnya, maupun dengan kemitraan wilayah lain,” katanya.
Selain itu, lanjutnya, peningkatan nilai tambah ekonomi dan lapangan kerja seperti pertanian, industri, pariwisata dan jasa produktif lainnya menjadi bagian peran utama Camat.
“Negara Indonesia merupakan negara ke- 2 tujuan investasi versi Gallup Global Law and Order, hal ini berkat camat yang memiliki peran untuk mengembangkan kekuatan atau potensi daerahnya untuk dijadikan sumber ekonomi dan lapangan pekerjaan,” ujar Safii.
Safii menambahkan, menjaga stabilitas nasional dan menyukseskan pemilu serentak di Tahun 2019 ini juga peran Camat. Tahun politik ini menjadi fokus bersama antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyukseskan pemilu.
“Negara kita termasuk negara teraman nomor 9 di Dunia versi Gallup Global Law and Order dengan nilai index 89. Artinya bahwa karena kita, Negara aman dari incaran orang yang ingin mengganggu kita, salah satunya melalui Pemillu Serentak 2019. Tugas camat adalah menggerakan, serta turut mensosialisasikan Pemilu agar tingkat partisipasi masyarakat dalam Pemilu meningkat,” tukasnya.