Tantang Wartawan, Ketua Panwascam Kedungwaringin Diduga Lecehkan Profesi Jurnalis
Ketua Panwascam Kedungwaringin, Ahmad Jazuly
BEKASI – Ketua Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Kedungwaringin, Ahmad Jazuly tak terima lembaganya dituding lalai dalam pengawasan pada deklarasi salah satu pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden yang dilakukan Gerakan Indonesia Kita (GITA) di kampung Cebong, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Kedungwaringin, Minggu (31/3/3019).
Ia menantang wartawan untuk melaporkan hal tersebut kepada Mahkamah Konstitusi (MK), apabila dugaan itu terbukti.
“Laporinnya ke MK sekalian! Media acak kadut,” ungkap Jazuly melalui pesan WhatsApp kepada wartawan, Jumat (5/4/2019).
Pernyataan Jazuly pun menuai respon dari Ketua PWI Bekasi, Melody Sinaga. Ia menyatakan, bahwa pemberitaan yang ditulis wartawan pada kinerja Panwascam Kedungwaringin adalah bentuk kontrol sosial terhadap penyelenggaraan Pemilu.
Jika hal tersebut menjadi beban bagi Jazuly, maka tidak sepatutnya pernyataan ‘media acak kadut’ itu dilontarkan. “Jika si Panwascamnya itu ada saat kegiatan dan melihat adanya pembagian doorprize, lalu dibiarkan, patut dipertanyakan itu. Ada apa?” kata Melody.
“Sebelum ini ditindaklanjuti, sebaiknya Bawaslu Kabupaten Bekasi memproses bawahannya itu, dan saya menyayangkan Jazuly mengeluarkan pernyataan tentang media acak kadut itu,” sambungnya. (ashrul)