Dialog Pemuda: Sekda Kota Bekasi Dukung Pemuda Kreatif dan Unggul
Sekertaris Daerah Kota Bekasi, Reny Hendrawati (tiga dari kiri).
BEKASI – Pemuda di Era Disrupsi memiliki tuntutan tinggi untuk lebih kreatif. Apalagi dengan lahirnya perkembangan teknologi yang semakin canggih, sudah barang tentu menjadi keharusan masyarakat mengembangkan inovasinya.
Dalam “Dialog Pemuda” yang digagas Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bekasi, Rabu (21/8/2019) kemarin, Sekertaris Daerah Kota Bekasi, Reny Hendrawati mengaku, Kota Bekasi tidak ada sumber daya alam seperti daerah Jawa Barat lainnya.
Kota Mitra Ibu Kota Negara ini hanya memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang menjadi penopang untuk kemajuannya selama 22 tahun ini. Kemajuan itu tidak terlepas dari sumbangsi anak muda di Kota Bekasi.
“Kita tidak seperti daerah-daerah lain yang punya Tambang Emas, Batubara dan lain sebagainya, kita hanya punya SDM. Tapi coba lihat, Kota Bekasi bisa berkembang drastis dalam 22 tahun. Bekasi ini tanah Rawa tadinya, tapi bisa menjadi salah satu Kota yang patut di perhitungkan, kita harus bangga tinggal di Kota Bekasi ini,” paparnya.
Tahun 2018 lalu, lanjut Reny, Kota Bekasi didaulat sebagai Kota Layak Pemuda kategori Utama dari Kementeri Pemuda dan Olaharga (Kemenpora). Indikatornya dilihat dari regulasi dan fasilitas yang memudahkan pemuda beraktivitas dan berkreatifitas di Kota Bekasi ini.
“Pemuda-pemudi di kita ini kreatif-kreatif, ada yang jadi youtuber (content creator), ada yang aktif sebagai pemuda pelopor, ada abang-mpok yang sudah ikut pentas Provinsi. Artinya Pemuda kita ini ikut berperan. Pokoknya banyak banget kalau di kumpulin, yang jelas orang tuanya pasti bangga banget dengan anak-anaknya,” imbuhnya.
Ia hanya berpesan, agar Pemuda di Kota Bekasi ini terus mengembangkan kreatifitasnya, sehingga apa yang menjadi harapan orang tua bisa terwujud.
“Kita sebagai orang tua hanya bisa berdoa anak kita itu sukses, mulai dari pendidikan sampai tingkatan yang lebih tinggi seperti Menteri, bahkan jadi Presiden. Makanya saya berepesan kepada pemuda-pemuda Kota Bekasi, jangan putus asa untuk tetap menjadi pemuda yang kreatif dan unggul, terutama menjunjung selalu NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia, red),” tutupnya.
Dalam dialog tersebut, turut hadir Kepala Dinas Pemuda dan Olaharaga Kota Bekasi, Ketua KNPI Kota Bekasi, Ketua Karang Taruna Kota Bekasi dan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kota Bekasi.
Peserta dialog pun diikuti dari berbagai kalangan Pemuda seperti Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Forum Anti Penyalahgunaan Napza (Forza), Rumah Sebaya, Cahaya Anak Negeri, Karang Taruna, Pramuka Kota Bekasi dan Paguyuban Abang Mpok.