Gedung Panjat Tebing Kabupaten Bekasi Terbengkalai
BEKASI – Kantor sementara Unit Kerja Keimigrasian atau UKK di Kabupaten Bekasi yang menghabiskan puluhan Miliyar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi tidak bermanfaat.
Tahun 2015 lalu Pemerintah Kabupaten Bekasi membangun Gedung Venue Panjat Tebing Gelanggang Olahraga (GOR) Stadion Wibawamukti, yang saat ini di rencanakan untuk kantor sementara UKK. Namun hingga selesai pembangunan, gedung dibiarkan kosong.
Hal ini menjadi perhatian penting Aktivis Mahamuda Bekasi, Jaelani Nurseha, yang menyebut penampakan kantor UKK tersebut tidak lebih dari “Tempat Jin Buang Anak”.
“Percuma, buang-buang anggaran rakyat. Harusnya ini gedung bisa lebih bermanfaat, tidak hanya digunakan untuk kegiatan olahraga tahunan,” cetusnya kepada Kabartiga, Jumat (23/8/2019).
Jaelani ingat betul, pada tahun 2018 lalu, Sekertaris Daerah dan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin berencana menjadikan gedung tersebut sebagai kantor sementara UKK. Namun sayang, kini banyak rumput dan ular.
“Gedungnya masih kosong, warga juga takut kalau lewat situ kaya gedung berpenghuni hantu,” ujarnya.
Menurutnya, Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Dispora Kabupaten Bekasi harus bertanggungjawab pembiaran perwatan gedung ini.
"Ini gedung sebelehan dengan Stadion Wibawamukti, deket banget. Apalagi untuk pengurusan gedung dan stadion adalah UPTD Dispora," tutup Jaelani.