Awas Hoaks! Wakil Wali Kota Bekasi Imbau Warga Saring Informasi Tentang COVID-19
Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto saat meninjau penyemprotan disinfektan di Gereja Santo Arnoldus, Bekasi Timur
BEKASI – Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mengatakan, pihaknya sedang mengoptimalkan ketersediaan tempat tidur bagi pasien terduga COVID-19, dengan rumah sakit swasta.
Kasus COVID-19 di Kota Bekasi cukup mengalami kenaikan yang signifikan perharinya. Saat ini dalam data corona.bekasikota.go.id, jumlah Orang Dalam Pantauan (ODP) mencapai 179 orang. Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 87 orang dan 15 orang positif.
“Kalau yang 15 orang itu sudah benar positif karena hasil uji labnya sudah ada. Sedangkan yang ODP dan PDP itu belum tentu positif dan kita masih menunggu hasil uji labnya,” ungkap Tri, Kamis (26/3/2020).
Menurutnya, orang dengan kategori PDP belum dapat disimpulkan positif Covid-19, sebelum adanya hasil uji laboratorium. Sebab itu, masyarkat diharapkan dapat menyaring informasi sebaik mungkin tentang kasus yang menimpa seluruh Negara Dunia.
“Mudah-mudahan warga tidak panik, apalagi kemarin sempet bereda data dan sebagainya yang hal itu belum dapat dipastikan kebenarnnya. Jadi orang yang meninggal dalam posisi PDP itu, belum tentu dia positif corona, bisa kemungkinan sebabnya adalah penyakit lain, jadi tunggu hasil uji lab,” pungkas Tri.
“Jadi data yang ada di corona.kotabekasi.go.id disitulah kalau masyarakat mau tahu lokasi dan titik mana, disitu kita sudah kasih data lengkap,” terangnya menambahkan.
Untuk mengahadapi wabah Covid-19 ini, masyarakat dianjurkan untuk merubah pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Dengan imunitas yang bagus tubuh pun akan memiliki anti body yang kuat dalam mencegah masuknya virus tersebut.
“Kita ingin ada suatu perhatian dan masyarakat tau bahwa kondisi ini harus bersama-bersama kita lakukan, minimal berdiam sementara di rumah masing-masing. Jangan sampai karena merasa sehat, terus dia kelur rumah, tau-taunya dia terjangkit dan menularkan orang lain, sebab virus ini ada yang menunjukan gejala, ada juga yang tidak diketahui gejalanya,” ungkap Tri.
Sejumlah Mall di Kota Bekasi, kata Tri juga sudah mulai mengikuti imbauan Pemerintah Kota Bekasi untuk membantu memutus rantai penyebaran Covid-19.
“Hari ini semua Mall muali tutup, memang situasinya sudah demikian luar biasa. Sehingga harus ada kesadaran warga masyarakat di Kota Bekasi mengikuti imbauan tersebut,” tutupnya.