Gugus Tugas COVID-19 PDIP Kota Bekasi Ajak Warga Semprotkan Disinfektan

  • Redaksi
  • 26 Maret 2020
  • 417
  • Bagikan:
Gugus Tugas COVID-19 PDIP Kota Bekasi Ajak Warga Semprotkan Disinfektan Nico Godjang (kiri) bersama Ketua DPC PDIP Kota Bekasi, Tri Adhianto (kanan), saat memantau penyemprotan disinfektan di Gereja Santo Arnoldus, Bekasi Timur

BEKASI – Satuan Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran Virus Corona Disease 2019 (Covid-19) PDI Perjuangan Kota Bekasi mengajak masyarakat untuk melakukan penyemprotan disinfektan di rumahnya masing-masing.


Sejak dinyatakan sebagai bencana non alam oleh Presiden Joko Widodo, pengurus PDI Perjuangan di Indonesia mulai bergerak dan melakukan penyemprotan ke tempat-tempat publik seperti rumah ibadah dan perumahan warga.


Ketua Satuan Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran COVID-19 PDI Perjuangan Kota Bekasi, Nico Godjang menjelaskan, bahwa penyemprotan cairan disinfektan ini dapat meminimalisir penyebaran virus di lingkungan.


“Ini kita lakukan serentak. Kita melakukan penyemprotan ini sudah dari awal setelah adanya imbauan dari Pemerintah Pusat. Jadi bukan untuk menghilangkan, tapi ini upaya agar rumah kita dan lingkungan kita tidak terwabah virus ini,” katanya saat memantau penyemprotan disinfektan di Gereja Santo Arnoldus, Jalan Lapangan Bekasi Tengah, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, bersama Ketua DPC PDIP Kota Bekasi, Tri Adhianto, Kamis (26/3/2020).


Selain melakukan penyemprotan, DPC PDIP Kota Bekasi juga memberikan edukasi kepada warga. Ia menyarankan agar penyemportan ini dapat dilakukan dua kali dalam seminggu.


“Kita harapkan setiap seminggu 2 kali warga melakukan itu, harus digerakan oleh pengurus RT dan RW sekitar, jadi jangan menunggu dari Pemerintah saja. Dan ini kita targetkan untuk dua minggu kedepan, agar masyarakat ikut menjaga lingkungannya,” pungkas


Nico. PDIP Kota Bekasi juga membagikan sejumlah masker dan cairan pembersih tangan (Handsanitizer) kepada warga, dengan harapan wabah Covid-19 tidak terus menghantui masyarkat.



Disarankan untuk anda